Senin, 06 Desember 2010

PENGENALAN DAN PEMELIHARAAN LABORATORIUM

BAB V
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
A.    Pengenalan Bahan dan Alat Pembersih
1.      Bahan Pembersih
·         Detergent
Nama
Bahan Aktif
Kegunaan
Cara Pemakaian
Cara Menghindari Bahaya
“DAIA” (Daya Cuci Extra)


untuk mencuci dan membersihkan kotoran bandel sampai tuntas.
1.      Larutkan 30 gram detergent ke dalam 10 liter air
2.      Rendam cucian selama 30 menit
3.      Kucek,  bilas dengan air sampai bersih, keringkan
Pisahkan cucian  yang mudah luntur.
“Rinso” (Anti Noda)


untuk membersihkan kotoran baju sampai tuntas.




1.      Pisahkan pakaian putih dan berwarna
2.      Larutkan 1 kemasan sachet rinso anti noda ke dalam 10 liter air
3.      Rendam pakaian selama 30 menit
4.      Kucek dan bilas sampai bersih
Pisahkan cucian  yang mudah luntur.















“B 29” (Cream Detergent)






untuk mencuci pakaian dan peralatan masak.





1.      Basahi pakaian dengan air dan deterget
2.      Kucek, lalu bilas dengan air




·         Bilas dengan air sampai bersih
·         Jauhkan dari jangakauan anak-anak
·         Tidak dimakan

“Wings Extra Aktif “ (Detergent batangan)



untuk mencuci pakaian dan peralatan dapur.

1.      Rendam pakaian dengan air
2.      Gosokkan sabun ekstra aktif secukupnya
3.      Kucek bagian yang kotor
4.      Bilas hingga bersih

Hindari dari jangkauan anak-anak.

“Wings Biru”


untuk membersihkan kotoran pada baju.

1.      Usapkan wings biru pada bagian yang kotor
2.      Kucek secukupnya
3.      Rendam selama kurang lebih 15 menit
4.      Kemudian bilas dengan air
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.







“Attack”
(Detergent Konsentrat)







LAS 29% PB 2%.







untuk menghilangkan noda pada pakaian.







1.      Larutkan 1 sachet attack 32 gram ke dalam 1 liter air.
2.      Rendam selama 30 menit
3.      Kucek, lalu bilas dengan air







·        Jauhkan dari jangkauan anak-anak
·        Perhatikan petunjuk mencuci pada label baju


·        Sabun Cuci Piring
Nama
Bahan Aktif
Kegunaan
Cara Pemakaian
Cara Menghindari Bahaya
Sunlight
LAS
SLES
CAPB
Untuk mencuci piring menghilangkan lemak pada piring, buah dan sayur.
1.      Larutkan 1 sendok teh sunlight cair ke dalam mangkok berisi ½ gelas air
2.      Masukan spons  dalam larutan, lalu remas-remas sampai berbusa
3.      Bersihkan semua bekas lemak pada peralatan masak dan makan anda
4.      Bilas sampai bersih dengan air
·         Jauhkan dari jangkauan anak-anak
·         Bila terkena mata, bilas dengan air bersih
·         Bila terminum, minumlah air yang banyak dan segera hubungi dokter
Wings Sabun Cream Ekonomi

Flourecent
Untuk mencuci piring dan peralatan dapur
Dapat dicampur dengan air maupun langsung diambil denga sikat
Jauhkan dari jangkauan anak-anak

·        Pemutih Pakaian / Desinfektan
Nama
Bahan Aktif
Kegunaan
Cara Pemakaian
Cara Menghindari Bahaya
Bayclin

5,25 NaClO.

untuk membasmi kuman, menghilangkan noda, membersihkan meubel, jendela dan piring.
campur dengan air.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.


·        Abu Gosok
Nama
Kegunaan
Cara Pemakaian
Car a Menghindari Bahaya
Vim Lemon

untuk membersihkan kotoran pada piring, bagian belakang pada panci yang hitam dan kerak pada wajan.
1.      Taburkan vim pada lap basah
2.      Gosok-gosoklah pada bagian yang kotor
3.      Bilaslah dengan air
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.


·        Pembersih Lantai
Nama
Kegunaan
Cara Pemakaian
Cara Menghindari Bahaya
So Klin Formula Aroma Terapi

untuk membersihkan lantai dan membunuh kuman pada lantai.

1.      Tuangkan So Klin Formula Aroma Terapi pada ember berisi air
2.      Masukkan kain pel
3.      Peras dan basahkan pada lantai

Jauhkan dari jangkauan anak-anak.


2.      Alat Pembersih
·         Sikat
Nama
Kegunaan
Cara Pemakaian
Cara Pemeliharaan
Sikat Bulat

Untuk membersihkan bagian alat-alat lab. Yang berbentuk bulat.contoh: labu erlemenyer

1.      Masukan sikat pada labu erlemenyer
2.      Pegang gagangnya
3.       Gosok bagian labu erlemenyer yang berbentuk bulat

Jangan terkena panas  karena berbahan plastik

Sikat Kotak

Untuk membersihkan alat-alat lab bermulut kecil dan ujungnya bulat panjang . Contoh: tabung reaksi


1.      Masukan sikat pada tabung reaksi
2.      Pegang gagangnya
3.      Gosok pada seluruh permukaan tabung reaksi dengan cara diputar
Jangan terkena panas  karena berbahan plastik

Sikat Ijuk

Untuk membersihkan lantai atau meja praktikum
1.      Beri sabun di atas sikat
2.      Beri sedikit air
3.      Gosokan pada meja yang kotor
Boleh terkena panas

Pembersih dandang

Untuk membersihkan dandang dan bagian-bagian alat masak yang menghitam
1.      Beri sabun di atas sikat
2.      Beri sedikit air
3.      Gosokan padabagian alat masak yang menghitam
Boleh terkena panas
Sapu
Untuk membersihkan bahan-bahan kimia yang berupa serbuk yang jatuh ke meja
1.      Sapu bahan-bahan yang tumpah di atas meja
Jangan digunakan untuk membersihkan larutan yang tumpah ke atas meja
Sikat siku wastafel

Untuk membersihkan siku-siku pada wastafel
1.      Beri sabun di atas sikat
2.      Beri sedikit air
3.      Gosokan padasiku-siku wastafel
4.      Bersihkan dengan air

Jangan terkena panas  karena berbahan plastik

Sikat pembuangan wastafel

Untuk membersihkan pada bagian pembuangan wastafel agar tidak mampet
1.      Putar sikat pada pembuangan wastafel
Jangan terkena panas  karena berbahan plastik

Sikat pembersih
Untuk membersihkan alat-alat berukuran besar
1.      Beri sabun di atas sikat
2.      Beri sedikit air
3.      Gosokan pada bagian yang kotor
Jangan terkena panas  karena berbahan plastik

Sikat botol

Untuk membersihkan botol-botol . Seperti: Botol teh kemasan
1.      Beri sabun di atas sikat
2.      Beri sedikit air
3.      Masukan ked dalam botol
4.      Putar sikat satu arah
5.      Bilas dengan air
Jangan terkena panas  karena berbahan plastik


·         Spons

Nama
Kegunaan
Cara penggunaan
Cara pemeliharaan
Sabut stainless
Untuk membersihkan bagian belakang panci atau telfon
Disikat pada bagian belakang panci atau teflon
Jangan terkena panas
Spons hijau
Untuk mencuci piring
Gosokan pada piring-piring berbahan kaca
Jangan terkena panas
Sabut nilon
Untuk mencuci perabot  masak dan alat makan kecuali teflon
Disikat pada benda-benda lab
Jangan terkena panas
Sabut spons anti gores
Untuk mencuci teflon
Disikat pada benda-benda lab
Jangan terkena panas
Sabut plastik  
Untuk mencuci piring
Gosokan pada peralatan dapur
Jangan terkena panas
Polytex
Untuk peralatan dapur yang halus dan anti gores
Disikat pada peralatan anti gores
Jangan terkena panas














B.     Pengenalan Peralatan Pengolahan
*      Pengenalan Peralatan Pengolahan

Nama Alat
Kegunaan
Kapasitas
Cara Pemakaian
Cara Pemeliharaan
Pasta Maker
Untuk membuat berbagai  macam bentuk pasta ; fusili ,ravioli, dan makaroni dan juga dapat digunakan untuk membuat sosis.

280 watt
3– 5 menit

1.      Masukan bahan
2.      Turn on mix
3.      Pilih macam bentuk yang akan dibuat
4.      Tekan extrude untuk membuat bentuknya
*      Alat yang bisa di lepas di cuci
*      Alat yang tidak bisa di lepas di lap

Gilingan Mie
Untuk membuat berbagai macam bentuk mie; spagheti dan kwetiau.


-           
1.      Kunci tuas di atas meja
2.      Pipihkan bahan
3.      Masukan ke pencetak
4.      Putar batang pemutar satu arah
*      Buka sekrup ketika akan membersihkan
*      Bersihkan pada bagian pencetak
*      Jangan terlalu kencang ketika memutar batang pemutar
Yoghurt  Maker
Untuk membuat yoghurt .

-           
1.      Rebus susu yang telah
2.      Beri bakteri yoghurt
3.      Masukan susu ke dalam termos yang paling dalam, tutup



4.      Masukan termos yang paling dalam pada termos luar, tutup
5.      Biarkan yoghurt selama 5 jam  dengan suhu 41- 45 celcius
*      Laplah bagian dalam dengan lap yang telah dicelupkan pada air hangat
Blender
Untuk menghaluskan makanan dengan menggunakan air.  Seperti untuk membuat makanan bayi, jus dan sup halus.
190 W
230 V
50-60 Hz
1.      Cuci bahan yang akan di blender
2.      Potong-potong bahan menjadi bagian yang paling kecil
3.      Kemudian masukan ke dalam blender
4.      Beri air secukupnya pada blender
5.      Nyalakan blender
       Kemudian matikan  blender setelah dipakai       

*      Buang biji buah ketika akan di blender, dan
*      Potong-potong bahan yang akan diblender menjadi bagian yang paling kecil  agar pada saat diblender , motor blender tidak rusak
Grinder
untuk menghaluskan bahan makanan seperti bumbu, dan bahan makanan kering tanpa menggunakan air.

190 W
230 V
50-60 Hz
1.      Cuci bahan
2.      Potong-potong bahan menjadi bagian yang paling kecil
3.      Masukan ke dalam grinder
4.      Nyalakan grinder
5.      Kemudian matikan setelah halus
*      Lap pada bagian motor dengan lap kering atau dengan menggunakan tissue agar motor tidak rusak

Food Processor
untuk mengecilkan ukuran bahan pangan menjadi bentuk slice, cube, chip, fine chopping, shred, puree dan grate. Alat ini juga dapat digunakan untuk memarut kelapa, bahan rujak, dan kentang.
350 W
220 V
50-60 Hz
1.      Cuci bahan
2.      Kupas kulit bahan-bahan yang akan di bentuk
3.      Pilih bentuk yang akan dibuat


*      Lap pada bagian pisau dengan lap basah
*      Pilih pisau sesuai dengan ketebalan atau kekerasan bahan
Mixer 
untuk mengaduk adonan tepung  dan jenis bahan makanan yang sangat kental .seperti untuk membuat adonan kue bolu dan kue kering .

180 W
220 V
50-60 Hz
1.      Masukan adonan
2.      Nyalakan mixer
3.      Aduk rata
4.      Setelah adonan telah halus dan berbusa matikan mixer
*      Lepaskan pengaduk dari mixer kemudian cuci dengan air dan sabun pencuci piring
Juicer
untuk menghancurkan buah-buahan.
160 W
220 V
50-60 Hz
0,5 L
1.      Potong –potong buah
2.      Masukan potongan buah ke juicer
3.      Nyalakan tombol on
4.      Setelah buah halus, matikan juicer
*      Buang ampas setelah pemakaian
*      Potong buah menjadi bagian yang paling kecil
Mixer Roti
untuk  mengaduk adonan roti maksimal seberat 2 kg menjadi dough.
600 W
220 V
2 KG
1.      Masukan adonan roti ke dalam mixer
2.      Tekan tombol on
3.      Biarkan bahan sampai  menjadi dough
4.      Kemudian tekan tombol off
*      Bersihkan pengaduk dengan mencucinya

C.     Pengenalan Peralatan Penimbangan

Nama
Kegunaan
Ketelitian
Kapasitas
Cara pemakaian
Neraca analitik
Untuk mengukur berat bahan-bahan kimia berupa serbukan
4 angka dibelakang koma
100 – 110 gram
1.      Liat gelembung udara di tengah
2.      Turn on
3.      Liat pada skala sampai menjadi 0,0
4.      Ganti mode menjadi gram
Neraca o-hauss
Untuk mengukur berat bahan-bahan makanan. Seperti tepung, mentega dan telur.
0,1 gram
500 gram
1.      Simpan wadah
2.      Timbang wadah
3.      Selisih wadah
4.      Parameter teretak di tengah
Timbangan
Untuk mengukur bahan-bahan makanan dalam kapasitas besar. Seperti buah,
50 gram
10 kg
1.      Letakan buah di atas timbangan
2.      Lihat pada skala


*      Pembahasan

Bahan-bahan dan alat pembersih sangat diperlukan untuk membersihkan alat-alat pengolahan makanan dan juga agar laboratorium menjadi higien bebas dari bakteri. Pencucian yang bersih dan teratur pada lat-alat pengolahan pangan membuat bahan-bahan yang akan digunakan tidak terkontaminasi oleh bakteri.  Dan bahan-bahan pembersih seperti sabun, detergen, dan abu gosok tidak boleh sembarangan dibuang karena bahan pencuci sukar untuk diuraikan dan juga mengandung bahan-bahan kimia yang beracun apalagi dalam skala yang besar.
Alat pengholahan pangan sangat banjak jenisnya. Setiap alat memiliki fungsi dan kapasitas yang berbeda-beda.  Oleh karena itu kita harus mengetahuinya masing-masing. Dan juga pada alat pengolahan pangan menggunakan listrik. Oleh karena itu kita harus lebih berhati-hati dalam penggunaannya.
Alat pengukuran dan penimbangan memiliki kapasitas dan ketelitian yang berbeda-beda. Dalam satu jenis alat tidak dapat semua benda ditimbang. Benda yang akan ditimbang harus disesuaikan dengan alat penimbangan. Contoh dalam penggunaan neraca analitik kita harus melihat gelembung udara terlebih dahulu sebelum dipakai, kemudian skala harus 0,0, setelah itu baru alat dapat dipakai untuk menimbang.














BAB IV
KESIMPULAN

1.      Dalam bahan-bahan pembersih terdapat cara menghindari bahaya yaitu menjauhkannya dari jangkauan anak-anak.
2.      Alat-alat pembersih digunakan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Dan alat-alat pembersih yang terbuat dari plastik harus dijaukan dari panas karena dapat melelehkan alat tersebut.
3.      Untuk membersihkan alat-alat pengolahan pangan diperlukan bahan pembersih dan alat pembersih agar terbebas dari mikroorganisme yang dapat mencemarkan makanan.
4.      Dalam pemakaian alat-alat pengolahan pangan harus hati-hati karena sebagian besar dari alat-alat pengolahan pangan menggunakan listrik dalam pemakaiannya.
5.      Untuk mengukur dan menimbang harus disesuaikan benda yang akan diukur dan ditimbang dengan alat pengukuranya.












BAB VI
DAFTAR PUSTAKA
*      CarmencitaTjahjadi, Herlina Marta. 2008. Pengantar Teknologi Pngan Volume I. Universitas Padjajaran, Jatinagor.
*      Buckle,K.A,Edwards,R.A,Fleet,G.H,dan M,Wooton.1987. Ilmu Pagan. Penerjemah Hari Purnomo dan Adiono.UI Press, Jakarta.
*      Tull,Anita. 1987.Food and Nutrition. Oxford University Press, Cambridge.

















Jawaban Pertanyaan
1.      Apa perbedaan detergent dengan sabun? Pada detergent terdapat bahan surfaktan yaitu bahan yang berfungsi untuk menegangkan permukaan. Lalu detergent berfungsi untuk melunakkan kotoran melalui pembasahan. Sedangkan kalau sabun berfungsi untuk membersihkan kotorannya. Dan di dalam sabun terdapat Na. Sedangkan detergent tidak mengandung Na.
2.      Apa keuntungan dan kerugian memakai detergent dan sabun? Keuntungannya dapat membersihkan alat-alat dari segala kotoran, mengangkat mikroorganisme yang terdapat pada alat-alat pengolahan pangan, dan harganya relatif murah. Kerugiannya sisa-sisa pembuangan detergent dan sabun dalam jumlah yang banyak dapat mencemari  lingkungan dan dalam pembilasan harus bersih kalau tidak dapat membahayakan kesehatan.
3.      Apa perbedaan blender dan grinder? Blender digunakan untuk menghaluskan bahan makanan yang berair sedangkan grinder untuk menghalluskan bahan makanan yang kering. Hasil grinder lebih halus dari blender.dan blender kebanyakan digunakan untuk mengolah buah sedangkan kalau grinder untuk mengolah bumbu.
4.      Apa fungsi dari peralatan pengolahan?  Untuk mengolah bahan-bahan makanan menjadi makanan yang lebih utuh, membantu kita dalam mengolah bahan pangan dengan mudah, dan lebih hemat waktu dalam pengolahan pangan.
5.      Apa perbedaan neraca analitik dan neraca o-hauss? Neraca analitik memiliki beban maksimal 100-110 gram dan dapat menghitung sampai 4 angka dibelakang koma. Dan biasanya digunakan untuk menimbang bahan-bahan kimia yang berbentuk serbuk. Sedangkan neraca o-hauss memiliki beban maksimal 500 gram dan hanya dapat menghitung samapai 1 angka dibelakang koma. Dan biasanya digunakan untuk menimbang bahan makanan seperti mentega, telur, dan gula dalam jumlah yang sedikit.
6.      Timbangan mana yang biasa digunakan untuk menimbang bahan kimia? Neraca analitik, karena ketelitiannya lebih tinggi dari neraca o-hauss dan timbangan biasa yaitu 4 angka dibelakang koma.



BAB VII
FOTO - FOTO
Alat Pengolahan
Bagian-bagian blender        Blender      Food%20prosesor
Bagian-bagian blender                                      Blender                                          Food Processor                   
Gilingan%20Kulit%20Molen         Juicer       Mixer
Gilingan Mie                                            Juicer                                               Mixer   
Yoghurt%20makerPasta%20makerBlender%20dan%20GrinderMixer%20Roti           
Yoghurt Maker                        Pasta Maker                                 Blender dan Grinder       Mixer Roti


                                                                                                               
Alat pembersih
Pembersieh lePembersih KotakPembersih dandang               
Sikat bulat                                           sikat kotak                                          pembersih dandang
Sikat Ijuk    Sikat PembersihSikat pembuangan wastafel  sikat ijuk                                              sikat pembersih                     sikat pembuangan wastafelSapuPembersih botolSikat siku wastafel
Sapu                                      pembersih botol       sikat siku wastafel
PolytexSabut%20nilonStainless steel scourerSabut cuci plastik
                Polytex                 Sabut nilon                         Sabut stainless                      sabut plastik

Bahan pembersih
DaiaRinsoB29
                    DAIA                                  Rinso                                     B29
Attack%20depanWings%20depanWings%20detergen%20batangan%20
                Attack                                   Wings Biru                           Ekstra Aktif
Sunlight       Vim%20(depan)
Sunlight                      Vim Lemon
                               


                               



Alat Penimbangan
 Neraca%20analitik%20(lama)                      Neraca%20Analitik%20%20(Baru)%20keadaan%20terbuka
Neraca Analitik Lama                               Neraca Analitik Baru
Timbangan                      Neraca%20Ohauss
Timbangan                                                          Neraca O-Hauss



    
               






LAPORAN PRAKTIKUM


PENGENALAN BAHAN DAN ALAT PEMBERSIH

PENGENALAN PERALATAN PENGOLAHAN

PENGENALAN PERALATAN PENIMBANGAN

OLEH :
PUTRI ANDINI

logo unpad.jpg


UNIVERSITAS PADJAJARAN
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN
JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PANGAN
JATINANGOR
2009



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar